LintasYogya | Cara Membuat Web Hosting
Cara Membuat Web Hosting

Cara Membuat Web Hosting

Hai, Salam Sobat Lintasyogya! Di era digital seperti sekarang, web hosting menjadi salah satu kebutuhan penting untuk membangun website. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara membuat web hosting dengan santai dan unik. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Pilih Platform Hosting

Sebelum memulai membuat web hosting, Sobat Lintasyogya perlu memilih platform hosting terlebih dahulu. Ada banyak pilihan platform hosting yang bisa Sobat Lintasyogya pilih, seperti cPanel, Plesk, DirectAdmin, dan sebagainya. Pastikan platform hosting yang dipilih mudah digunakan dan sesuai dengan kebutuhan website Sobat Lintasyogya.

2. Mengenal cPanel

cPanel adalah salah satu platform hosting yang populer digunakan oleh banyak orang. cPanel memiliki tampilan yang user-friendly dan mudah digunakan. Selain itu, cPanel juga menyediakan berbagai fitur dan tool yang lengkap untuk membangun website. Sobat Lintasyogya bisa memilih cPanel jika ingin membuat web hosting dengan mudah dan cepat.

3. Pilih Paket Hosting

Setelah memilih platform hosting, Sobat Lintasyogya perlu memilih paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan website. Paket hosting biasanya terdiri dari beberapa jenis, seperti shared hosting, VPS hosting, dan dedicated hosting. Pastikan Sobat Lintasyogya memilih paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan dan budget.

4. Mengenal Shared Hosting

Shared hosting adalah jenis hosting yang paling umum digunakan oleh banyak orang. Pada shared hosting, satu server digunakan oleh beberapa pengguna. Kelebihan shared hosting adalah harganya yang terjangkau dan mudah digunakan oleh pemula.

5. Mengenal VPS Hosting

VPS hosting adalah jenis hosting yang lebih canggih dari shared hosting. Pada VPS hosting, satu server dibagi menjadi beberapa virtual server yang bisa diakses oleh pengguna. Kelebihan VPS hosting adalah lebih cepat dan stabil dibandingkan shared hosting.

6. Mengenal Dedicated Hosting

Dedicated hosting adalah jenis hosting yang paling canggih dan mahal. Pada dedicated hosting, satu server digunakan oleh satu pengguna. Kelebihan dedicated hosting adalah kecepatan dan stabilitasnya yang sangat baik.

Baca Juga :  Tentang Google Cloud Hosting Pricing

7. Pilih Domain

Setelah memilih paket hosting, Sobat Lintasyogya perlu memilih domain untuk website. Domain adalah alamat website yang akan diakses oleh pengguna. Pastikan domain yang dipilih mudah diingat dan sesuai dengan tema website.

8. Mengenal TLD

TLD (Top-Level Domain) adalah bagian akhir dari domain, seperti .com, .net, .org, dan sebagainya. TLD yang paling umum digunakan adalah .com, namun Sobat Lintasyogya juga bisa memilih TLD yang lain sesuai dengan kebutuhan.

9. Buat Akun Hosting

Setelah memilih paket hosting dan domain, Sobat Lintasyogya perlu membuat akun hosting. Pada tahap ini, Sobat Lintasyogya akan diminta untuk memasukkan data pribadi dan memilih paket hosting yang sudah dipilih sebelumnya.

10. Login ke cPanel

Setelah membuat akun hosting, Sobat Lintasyogya bisa login ke cPanel menggunakan username dan password yang sudah dibuat sebelumnya. Di cPanel, Sobat Lintasyogya bisa mengatur dan mengelola website dengan mudah.

11. Install CMS

CMS (Content Management System) adalah aplikasi yang digunakan untuk membangun website. Ada banyak CMS yang bisa Sobat Lintasyogya pilih, seperti WordPress, Drupal, Joomla, dan sebagainya. Install CMS yang dipilih di cPanel agar Sobat Lintasyogya bisa membangun website dengan mudah.

12. Mengenal WordPress

WordPress adalah CMS yang paling populer dan mudah digunakan oleh banyak orang. WordPress memiliki fitur dan plugin yang lengkap untuk membangun website. Sobat Lintasyogya bisa memilih WordPress jika ingin membuat website dengan mudah dan cepat.

13. Buat Database

Setelah menginstall CMS, Sobat Lintasyogya perlu membuat database untuk website. Database digunakan untuk menyimpan data website, seperti artikel, gambar, dan sebagainya. Buat database di cPanel agar Sobat Lintasyogya bisa mengaksesnya dengan mudah.

Baca Juga :  Apakah Jenis Layanan hHosting Yang Cocok Untuk Pemula

14. Mengenal MySQL

MySQL adalah aplikasi database yang umum digunakan oleh banyak CMS, termasuk WordPress. MySQL memiliki fitur dan tool yang lengkap untuk mengelola database website. Sobat Lintasyogya bisa memilih MySQL jika ingin membuat dan mengelola database dengan mudah.

15. Upload File Website

Setelah membuat database, Sobat Lintasyogya perlu mengupload file website ke server hosting. File website terdiri dari file CMS dan file lainnya, seperti gambar, video, dan sebagainya. Upload file website di cPanel agar website bisa diakses oleh pengguna.

16. Mengenal FTP

FTP (File Transfer Protocol) adalah aplikasi yang digunakan untuk mengupload dan mendownload file dari server hosting. FTP memiliki tampilan yang user-friendly dan mudah digunakan. Sobat Lintasyogya bisa memilih FTP jika ingin mengupload atau mendownload file website dengan mudah.

17. Test Website

Setelah mengupload file website, Sobat Lintasyogya perlu mengecek apakah website sudah bisa diakses atau belum. Pastikan website sudah berjalan dengan baik dan tidak ada error atau bug. Test website di browser atau aplikasi tester yang tersedia di cPanel.

18. Mengenal Browser Tester

Browser Tester adalah aplikasi yang digunakan untuk mengecek tampilan website di berbagai jenis browser, seperti Chrome, Firefox, Safari, dan sebagainya. Browser Tester sangat berguna agar Sobat Lintasyogya bisa memastikan website tampil dengan baik di semua jenis browser.

19. Buat Back-up Website

Setelah website selesai dibangun, Sobat Lintasyogya perlu membuat back-up website secara berkala. Back-up website digunakan untuk menghindari kehilangan data website akibat kesalahan atau serangan hacker. Buat back-up website di cPanel agar Sobat Lintasyogya bisa mengembalikan website jika terjadi masalah.

20. Mengenal Back-up Website

Back-up website adalah salinan data website yang disimpan di server hosting atau di perangkat lain. Back-up website sangat penting untuk menjaga keamanan dan kestabilan website. Sobat Lintasyogya bisa membuat back-up website secara berkala untuk menghindari kehilangan data website.

Baca Juga :  Elastic Hosting

FAQ

  1. Apa itu web hosting?
  2. Web hosting adalah layanan penyimpanan data website di server hosting yang bisa diakses oleh pengguna melalui internet.

  3. Bagaimana cara memilih platform hosting?
  4. Pilih platform hosting yang mudah digunakan dan sesuai dengan kebutuhan website.

  5. Apa itu shared hosting?
  6. Shared hosting adalah jenis hosting yang satu server digunakan oleh beberapa pengguna.

  7. Apa itu VPS hosting?
  8. VPS hosting adalah jenis hosting yang satu server dibagi menjadi beberapa virtual server yang bisa diakses oleh pengguna.

  9. Apa itu dedicated hosting?
  10. Dedicated hosting adalah jenis hosting yang satu server digunakan oleh satu pengguna.

  11. Apa itu domain?
  12. Domain adalah alamat website yang akan diakses oleh pengguna.

  13. Apa itu CMS?
  14. CMS adalah aplikasi yang digunakan untuk membangun website.

  15. Apa itu database?
  16. Database digunakan untuk menyimpan data website, seperti artikel, gambar, dan sebagainya.

  17. Apa itu back-up website?
  18. Back-up website adalah salinan data website yang disimpan di server hosting atau di perangkat lain.

Kesimpulan

Itulah cara membuat web hosting dengan santai dan unik. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Sobat Lintasyogya bisa membangun website dengan mudah dan cepat. Pastikan Sobat Lintasyogya memilih platform hosting, paket hosting, domain, CMS, dan tool yang sesuai dengan kebutuhan website. Jangan lupa membuat back-up website secara berkala agar website tetap aman dan stabil. Terimakasih telah mengikuti info terbaru dari Lintasyogya.com dan sampai jumpa kembali di artikel atau info menarik lainnya.

Related video of Cara Membuat Web Hosting