LintasYogya | Cara Membaca RSI Forex untuk Pemula
Cara Membaca RSI Forex untuk Pemula

Cara Membaca RSI Forex untuk Pemula

Hai, Salam Sobat lintasyogya! Apakah kamu sudah mengenal RSI dalam trading forex? RSI atau Relative Strength Index adalah salah satu indikator teknikal yang populer digunakan oleh trader untuk membaca pergerakan harga. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas cara membaca RSI forex dengan santai dan unik. Yuk, simak ulasannya!

1. Apa itu RSI?

Sebelum mempelajari cara membaca RSI, kita perlu tahu dulu apa itu RSI. RSI adalah indikator teknikal yang digunakan untuk mengukur kekuatan atau kelemahan tren harga. Indikator ini diciptakan oleh J. Welles Wilder Jr. pada tahun 1978.

Cara Menghitung RSI

RSI dihitung dengan rumus berikut:

RSI = 100 – (100 / (1 + RS))

Dimana:

  • RS = rata-rata kenaikan harga dalam periode tertentu / rata-rata penurunan harga dalam periode tertentu.

2. Mengapa RSI Penting dalam Forex?

RSI penting dalam forex karena memberikan sinyal oversold atau overbought. Sinyal ini dapat membantu trader untuk menentukan kapan harus membeli atau menjual pasangan mata uang.

Pengertian Oversold dan Overbought

Oversold artinya harga suatu aset sudah turun terlalu jauh dan kemungkinan akan naik kembali. Sementara itu, overbought artinya harga suatu aset sudah naik terlalu jauh dan kemungkinan akan turun kembali.

3. Cara Membaca RSI Forex

Cara membaca RSI forex cukup mudah. Indikator RSI biasanya ditampilkan dalam grafik dengan skala 0-100. Nilai 70-100 menunjukkan kondisi overbought, sedangkan nilai 0-30 menunjukkan kondisi oversold.

Contoh Grafik RSI

Berikut adalah contoh grafik RSI:

Tanggal Harga Pembukaan Harga Penutupan RSI
1 Januari 1.234 1.345 67
2 Januari 1.345 1.456 80
3 Januari 1.456 1.567 90

Pada contoh di atas, nilai RSI di hari ketiga menunjukkan kondisi overbought karena nilainya mencapai 90.

Baca Juga :  Cara Forex Berfungsi untuk Pemula

4. Cara Menggunakan RSI dalam Trading Forex

Setelah mengetahui cara membaca RSI forex, kamu juga perlu tahu cara menggunakannya dalam trading forex. Berikut adalah cara menggunakan RSI dalam trading:

  1. Gunakan RSI sebagai konfirmasi tren.
  2. Gunakan RSI sebagai indikator pembalikan arah harga.
  3. Gunakan RSI sebagai indikator divergence.

Cara Menggunakan RSI sebagai Konfirmasi Tren

Jika RSI menunjukkan kondisi overbought atau oversold dalam arah tren yang sedang terjadi, maka itu bisa dijadikan konfirmasi tren. Misalnya, jika RSI menunjukkan kondisi oversold pada saat uptrend, maka itu bisa dijadikan sinyal untuk membeli.

Cara Menggunakan RSI sebagai Indikator Pembalikan Arah Harga

Jika RSI menunjukkan kondisi overbought atau oversold yang ekstrem, maka itu bisa dijadikan sinyal untuk pembalikan arah harga. Misalnya, jika RSI menunjukkan kondisi overbought yang ekstrem, maka itu bisa dijadikan sinyal untuk menjual.

Cara Menggunakan RSI sebagai Indikator Divergence

Divergence terjadi ketika RSI menunjukkan arah yang berbeda dengan arah harga. Jika RSI menunjukkan arah yang berbeda dengan arah harga, maka itu bisa dijadikan sinyal untuk pembalikan arah harga.

5. Kesimpulan

RSI adalah indikator teknikal yang dapat membantu trader untuk membaca pergerakan harga. Kita dapat menggunakan RSI sebagai konfirmasi tren, indikator pembalikan arah harga, dan indikator divergence. Namun, perlu diingat bahwa RSI bukanlah satu-satunya indikator yang harus kita gunakan dalam trading forex. Kita perlu memadukan RSI dengan indikator teknikal lainnya untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Terimakasih telah mengikuti info terbaru dari lintasyogya.com dan sampai jumpa kembali di artikel atau info menarik lainnya.